revenue

kumpul blogger


Breaking News
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan

Penangkapan Hartawan Pintu Masuk Bongkar Megaskandal Century

Penangkapan Hartawan Pintu Masuk Bongkar Megaskandal Century Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli memperlihatkan foto proses pemulangan Hartawan Aluwi di Mabes Polri, Jakarta, JUmat, 22 April 2016. Tim pemburu koruptor telah menangkap buronan koruptor perkara Bank Century yang merugikan negara Rp 3,11 triliun, Hartawan Aluwi di Singapura Kamis malam 21 April 2016. (CNN Indonesia/Safir Makki)
 
 
Argha Gheboy's - Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo berpendapat, tertangkapnya buronan koruptor perkara Bank Century Hartawan Aluwi merupakan pintu masuk Komisi Pemberantasan Korupsi menindaklanjuti kasus yang merugikan negara Rp3,11 triliun itu.

"Kasus Bank Century harus diungkap lagi setelah Hartawan Aluwi tertangkap," kata Bambang saat dihubungi, Jumat (22/4).

Hartawan ditangkap di Singapura, Kamis (21/4) malam. Saat ini, dia telah dibawa oleh penyidik Badan Reserse dan Kriminal Polri ke Kejaksaan Agung. Mantan Presiden Komisaris PT Antaboga Delta Sekuritas itu tiba di Kejagung pukul 14.26 WIB.
Senada, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Hanura Sarifuddin Sudding meminta KPK segera menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut. "KPK harus segera bergerak untuk menuntaskan kasus Bank Century," kata Sudding.

Hartawan dibawa ke Kejagung setelah selesai diperiksa penyidik kepolisian sejak dini hari tadi. Penyidik menyerahkan Hartawan ke Kejagung untuk segera ditahan.

Saat ini Hartawan adalah terpidana dalam kasus Bank Century. Dia harus menjalani hukuman 14 tahun penjara setelah kembali ke tanah air.
Sejak berstatus tersangka, Hartawan melarikan diri ke Singapura sekitar tahun 2010 atau 2011.

Dalam kasus Bank Century, selain Hartawan Aluwi masih ada tersangka dan terpidana lainnya, seperti kakak beradik Robert Tantular dan Anton Tantular serta Theresia Dewi Tantular, Rafat Ali Rizvi, Hasem Al Warraq, Hendro Wiyanto.

Namun, yang dijebloskan ke penjara dalam kasus ini baru Robert Tantular.
Rekening PT Antaboga Delta Sekuritas yang dipimpin oleh Hartawan telah beberapa kali dijadikan tempat penampungan setoran uang yang dikirim oleh Robert.
 
Read more ...

Fahri Hamzah Tak Setuju Istilah Deparpolisasi

Fahri Hamzah Tak Setuju Istilah Deparpolisasi

Argha Gheboy's - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tak setuju dengan istilah deparpolisasi atau pengurangan peran partai politik. Hal itu disampaikan Fahri dalam pidatonya di hadapan peserta International Congres Asia Political Parties (ICAPP) atau Kongres Partai Asia Pasifik, Amerika Latin dan Afrika yang di Jakarta, Sabtu (22/4).

Fahri berpendapat, tanpa partai politik, negara tak akan dapat dikelola. Karenanya, kata dia, peran parpol sangat penting bagi keberlangsungan sebuah negara.

"Parpol merupakan kendaraan untuk memilih pejabat. Idealnya bukan memunculkan deparpolisasi, tetapi perlu upaya keras agar parpol dapat menciptakan kader yang berkualitas," ucapnya.

Fahri menuturkan, kegagalan konsolidasi politik menyebabkan sejumlah negara di kawasan Asia menjadi negara gagal. Ia berkata, Kongres ICAPP seharusnya dapat menemukan formulasi demokrasi di masa depan.

"Bagaimanapun tidak ada demokrasi tanpa parpol," ujarnya.

Fahri yang saat ini sedang bersengketa dengan partainya, Partai Keadilan Sejahtera, mengatakan parpol sebenarnya dapat menghasilkan kader yang beridealisme.

Idealisme, menurutnya, merupakan model untuk menghindar dari perbuatan tercela seperti korupsi. "Korupsi jelas merusak negara dan menghalang-halangi kader ideoligis yang berjuang untuk negaranya," tutur Fahri.


Pada forum yang sama, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan memaparkan, demokrasi harus diterapkan secara transparan.

Ia berkata, partai politik pemenang pemilu sepatutnya tidak mengintervensi pengambilan kebijakan pemerintah.

Syarief mengklaim, Partai Demokrat telah menerapkan hal tersebut saat Susilo Bambang Yudhoyono memimpin Indonesia selama sepuluh tahun pada 2004-2014.

"Sebaliknya, pemerintah juga tidak mengintervensi partai," ucapnya.


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiyono mengatakan, partainya didirikan untuk mensejahterakan rakyat.

"Kami lahir di tengah korupsi yang merajalela, pengangguran tinggi, pendidikan tidak baik dan masalah kesehatan. Itu persoalan masyarakat yang harus diselesaikan," kata Sugiyono.

Namun untuk mengatasi masalah itu, Gerindra, kata Sugiyono, tidak bisa berjuang sendiri. Perlu ada kerjasama seluruh partai politik.

Sugiyono menilai, Kongres ICAPP adalah momentum yang tepat bagi seluruh parpol untuk menyatukan pandangan pembangunan negara.

"Saya tekankan, bersatu kita teguh dan bercerai kita runtuh," ucap Sugiono yang mewakili Prabowo Subianto untuk berpidato dihadapan perserta Kongres ICAPP.


Kongres ICAPP digelar sejak Jumat (22/4) malam. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pidato pada sesi pembukaan tersebut.

Kalla berkata, tujuan pembentukan parpol adalah memberikan kemakmuran dan kesejahteraan untuk masyarakat. "Dengan demokrasi tujuan itu dapat dicapai," tuturnya.

Pada upacara pembukaan, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie turut hadir.


Read more ...
Designed By